Friday, 13 December 2013

Nasehat Bang Andre

Siapa Andre? Namanya sih Andriyan. Dia salah satu employee baru di company dimana saya bekerja, mahasiswa semester 7 Universitas Gunadharma yang mengambil kelas karyawan tentu saja, dan orang dengan kelopak mata bawah yang menggantung besar sama kayak punyanya Bapak SBY. hehe

Jadi, entah kenapa dan saya memang tidak pernah menemukan, bahkan berniat pun tidak, alasan dia membentuk sedikit conversation yang membahas tentang asmara dengan saya. Mungkin hanya untuk berbagi.

Well, saya memang hanya perlu mendengarkan dan mencerna yang saya pikir itu baik. Selebihnya dilempar ke tong sampah pun tidak apa-apa. Hush...pembicaraannya berbobot kok, lumayan. Tadinya memang seperti itu. Tapi keadaan berbalik saat saya berkata:

"Sorry, gue gak ada waktu ngebahas kehidupan orang lain."

Dan ditimpalinya dengan:

"Hidup tidak akan pernah cukup bila belajar dari kehidupan kita sendiri."

Saya mengangguk pelan, mencerna isi kalimatnya dan Dia menjabarkan maksudnya. Dan egois memang pernyataan saya sebelumnya. Tapi itulah saya saking terlalu sibuk dengan urusan saya sendiri, rasa di dalam diri saya perlahan seperti menghilang entah kemana. Ya, Alloh tumbuhkan lagi kepekaan saya terhadap sesama. Saya rindu untuk bisa 'merasa'. Aamiin.

Thanks ya Andre, Andriyan... Siapa punlah namamu..haha


12 comments:

  1. hehehe..surat terakhir dalam Al Qur'an...An Naas..yang berarti jangan lupakan orang di sekitar kita.
    sudah itu aja cukup mas..
    hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haduh ketahuan deh jarang buka al-qur'an...hihi

      Delete
  2. Belajar dr kehidupan org lain, bukan berarti mengorek-korek aib seseorang. Kita bljr sebab-akibat, bhwa jika begini-hasilnya akan begini. Dr situ kita mencoba menyempurnakan.

    Bila sadar bhwa diri ini tdk sempurna, lalu bgmn kita bs ngotot belajar HANYA dr diri kita sendiri?

    *Keep learning, keep sharing

    ReplyDelete
  3. benar sekali sobat..sebagai mahluk sosial..manusia takkan mampun hidup bila seorang diri saja, kekuatan manusia untuk bertahan dalam kehidupan ini adalah disaat manusia mampu berbagi dengan manusia lainnya .... salam ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru itu, saya agak sulit bersosialisasi...hehe

      Delete
  4. saya setuju dengan bang andre, Hidup tidak akan pernah cukup bila belajar dari kehidupan kita sendiri

    ReplyDelete
  5. kirain andre taulani OVJ.. saya lebih suka menggunakan cara berpikir sebab-akibat daripada benar-salah. dan mari mengulang pepatah lama "pengalaman (orang lain) adalah guru terbaik."

    ReplyDelete
    Replies
    1. Judulnya Bang Andre...supaya menarik pembaca...hehe

      Delete
  6. semangat ja uyo ^^

    lama ga ngeblog aku ^^ hahaha
    salam kembali aja


    emang kamu kerja di mana sih uyo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, semangat...

      Sama aku juga udah jarang ngeblog, posting sih...tapi jarang blogwalking.

      Aku krja d jakarta

      Delete

Blog Uyo Yahya menerima segala macam komentar yang memenuhi kriteria "Bebas tapi Sopan". Mangga, silahkan...

Featured post

Retorika: Seni Merubah Pikiran Manusia

Di akhir perkuliahan semester 3 awal Maret ini saya mempelajari tentang Introduction to Litetrature. Untuk nilai dan tugas, setiap individ...